Lelaki Bodoh Merindu Putri Dalam Mimpi
Saturday, June 2nd, 2007Cerita ini dimulai 2 hari yang lalu, saat tiba-tiba terlintas wajah itu begitu saja. Entah karena percakapan dengan teman yang memulai munculnya wajah itu di benakku ataukah memang saat ini aku benar-benar merindukan wajah itu. Aku masih ingat benar 1 tahun yang lalu saat aku memutuskan untuk menghilang dari kehidupan dia dan terakhir kali untuk mengirim pesan singkat dan menelepon dia, iyah saat itu 12 Februari 2006, 2 hari sebelum hari kasih sayang kata kebanyakan orang. Dan seperti dugaan, tanpa ada balasan, tanpa ada respon sehingga kusimpulkan bahwa itulah jawaban atas keraguanku selama ini.
1 tahun lebih aku tak memikirkan dan merindukan dia, tetapi saat ini hari ini mengapa ragu dan rindu ini semakin…semakin kusakit semakin kurindu
Tiada salah yang telah kauperbuat
Hanya kuingin tahu satu rahsia
Yang mungkin sampai mati ku takkan tahu
Ijinkan kutahu rahsia itu
Walau perih dan pahit akan kutanggung
Sebelum diri ini mati dan tersisih
Wahai putri dalam mimpi
Kuberanikan diri mengemis kasih
Demi sebuah jawaban bagian hati ini
Kan
tunggu kau ungkap rahsia itu
Ku tak ingin mati karna ragu dan rindu
Tapi jika itu yang kau mau
Aku akan tetap mati karena cinta kamu
Terima kasih telah menjadi [Ree]nduku walaupun kuyakin kau tak pernah sekalipun memikirkan apalagi merinduku
Tapi ku tetap tersenyum karena bisa melihatmu di mimpiku malam ini
[Prihatin 22, 10.01 PM]